23.11.09

Rindu, lalu apa? (inspirasi dari hari Jumat, 20 November 2009)

Rindu pukul 08.00
Menyambut pagi dengan mata terbuka
Memutar ulang memori obrolan kemarin, kemarin, dan kemarinnya lagi
Bahagia lalu senyum
Rindu pukul 10.00
Hari ini harus yakin akan bertahan tanpa keinginan untuk dikirimi pesan singkat.
Rindu pukul 11.00
Lemas. Ingin mengirimkan pesan duluan tapi selalu takut nanti dia menyangka gila.
Rindu pukul 13.00
Memaksakan makanan memasuki pencernaan.
Rindu pukul 15.00
Tidak apa-apa, tidak apa-apa. Jangan sedih ya.
Rindu pukul 16.00
Ada pesan singkat. Dia! Perut ini seperti bertepuk tangan. Kalau kata teman, itu kupu-kupu.
Rindu apa ini namanya?

g u n u n g g e u l i s





suntuk, cemas, menggenapi target, dan rasa ingin tahu mendorong saya untuk naik gunung

25.9.09

ini indah banget





































mereka hangat sekali


saya senang ditemani

di hari itu

di tengah ilalang

Terimakasih :)


Kamis, 24 September 2009

22.9.09

batukaras dalam Diana F+






Kuliah Kerja Nyata (13 Juli - 19 Agustus 2009)


- Teman-teman baru - Pelajaran - Program kerja - Persaudaraan - Liburan -
:)


21.9.09

oleh-oleh silaturahmi LEBARAN 09




HALO.....
Saya mengucapkan selamat lebaran
Minal Aidin ya
Mohon maaf lahir batin
Selamat merayakan hari kemenangan
Selamat berkumpul dengan keluarga besar



9.5.09



SETUJU! SETUJU! :)

Objek diambil di kebun binatang Bandung dengan menggunakan kamera diana+. Rasanya akhir-akhir ini saya banyak menggunakan film hitam putih. Alasannya, stok film hitam putih saya lebih "tersedia" dibandingkan dengan color, lalu harganya pun lebih murah, terlebih lagi kalau expired. :)

Kadang bosan juga foto tanpa warna terang. Next time, saya berkeinginan stok lagi film color 120. :)



borobudur. beruntung sekali bisa ke sini lagi tahun ini. objek diambil dengan menggunakan toy camera, disderi. film ilford, asa 400, expired 2006. :)
disderi adalah salah satu toy camera yang menarik, kecil, dan tanpa flash. Cara memakainya pun mudah dan harus sedikit menggunakan feeling supaya objek tidak terlihat bersesakan atau bahkan terlalu pinggir seperti ini. :)



Seperti di buku-buku sejarah? Ya itu kata seseorang yang melihat foto ini. Objek diambil dari tengah-tengah rel kereta di kawasan stasiun Bandung. Jadi ingat, si masinis sempat melambatkan laju kereta saat tahu saya dan teman saya sedang mengambil gambar. Dia sempat bolak-balik 2 kali dengan keretanya ini, mungkin ingin memutar kepalanya supaya berubah arah.

23.3.09

Letih

Datang lagi dalam sapaan singkat.
Rasanya ingin mencubit pipi sendiri tadi.
Kenapa kembali?
Meruntuhkan benteng dan ketenangan yang dibangun susah payah.
Memanggil kembali sisa-sisa mimpi yang masih melayang bebas.

Harapan lepas rasanya luntur lagi.
Harapan tentang ingin melupakan pun perlahan lenyap.
Pukul kepala dengan keras, menyadarkan diri sendiri, perjuangan tak kenal lelah selalu menanti.
Tidak melihat ke belakang untuk saat ini.
Pasti bisa membantu..

Sikap! Keras!
Pilihan mendatangimu.
Seketika kaupun harus memilih.
Entang pertimbangan yang masak atau lemparan koin yang membantu.

------------------------------------------------------------------------------------

Penjilat

Itu persona yang saya pakai kalau ingin menyampaikan sesuatu kepada orang yang bersedia dijilat.
Kerahkan kemampuan, tambal sana-sini, jadilah sebuah karya penjilat.

---------------------------------------------------------------------------------

Berpikir. sedikit.

Bagaimana caranya menjadi orang yang disenangi tanpa meninggalkan jati diri?
Nyatanya, orang yang disenangi adalah orang yang standard, penjilat, (sok) idealis, (sok) suci, dan sok-sok yang lainnya. Hahahaha. Kamu hanya iri sar!
Berpikir,
Bagaimana caranya menjadi seorang yang tidak sinis dan tidak pesimis?
Bagaimana caranya menjadi orang yang penuh penghargaan?
Bagaimana caranya menjadi orang yang menyenangkan setiap saatnya?
Bagaimana menerima dunia apa adanya?
Bagaimana caranya menghargai segala sesuatu yang ada?
Bagaimana caranya mampu mengontrol emosi atau tidak meledak-ledak dalam berbagai situasi?
Bagaimana caranya menjadi simple?
Bagaimana cara menjadi baik di depan semua orang?
Bagaimana cara terus berlari dalam kelelahan?
Bagaimana tidak mengeluh dalam kesulitan?
Bagaimana tidak dengki dan dendam terhadap sesuatu yang dirasa tidak adil?
Bagaimana mengakui kejujuran yang bersarang di diri sendiri?
Bagaimana menjaga sesuatu tetap utuh dan tetap pada tempatnya?
Bagaimana tetap bangun dan terjaga setelah dipukul keterkejutan dan kegagalan?
Bagaimana bisa berbesar hati jika diremehkan?

Teruskan berpikir,

Mengapa banyak orang yang mendukung dan menyemangati saya?
Mengapa ada sahabat-sahabat yang menerima saya apa adanya?
Mengapa saya hanya fokus pada diri sendiri?
Mengapa saya memilih bersekolah jauh dari keluarga?
Mengapa setaun ini saya hanya bisa melihat keanehan dan sesuatu yang berantakan?
Mengapa sekali lagi saya kurang bisa melihat kebaikan di dalam hidup saya?
Mengapa saya harus kenal dengan dia?
Mengapa saat ini saya gelisah dan bersarang dalam perasaan benci?

Saya terlalu banyak berpikir!
Terlalu banyak keinginan,
terlalu ingin menjadi sempurna,
terlalu ingin cepat mati,
terlalu serakah. Maafkan.

14.1.09

uhuy

(seperti ngupingjakarta)

di angkot

Ibu-ibu : (meringis-ringis memegang pipinya, kayaknya sih doi sakit gigi)
Bapak : udah minum spontan bu?


ASTAGA.
untung ibunya nggak nyahut uhuy.


_____________________________________________________________________

1.1.09

sudah lama tidak ke sini


Monas
Rencana mau hunting eh kehujanan.
Gapapah.
SERU
------------------------------------------------------------------------------